Jejakmu, Lukamu..
Kau pahat muram dilangit hitam dengan geram
lalu kau buat gairahku berkelindan kusut
dengan tikaman matamu yang membara
“Sudahlah. Sampai disini saja,” tukasmu getir
Dan sisa jejakmupun menyisakan luka
yang tak jua hilang meski gerimis telah usai